Selasa, 20 Mei 2008

Untuk Apa?

Dia berkaca pada air

Yang terlihat wajah yang asing


Dia berkaca pada hening

Yang terpantul jiwa yang kosong


Dia berkaca pada asa

Yang teraba hati yang beku


Dia berkaca pada nalar

Yang terpampang tipu daya


Lalu aku bertaya:

Untuk apa?


Memedam jiwa…

Memendam asa…

Memedam diri…


Untuk apa?


Tidak ada komentar: